Keywords
Bill Draft on the Elimination of Sexual Violence
sexuality
law
sexuality
law
All Writen material, unless otherwise stated, is the copyright of Jurnal Perempuan. View expressed in articles and letter are those of the contributors, and not neccasarily those of publisher.
Downloads
Download data is not yet available.
Similar Articles
- Theresia Sri Endras Iswarini, Kartu Tanda Penduduk: Penantian Panjang Transpuan atas Akses Keadilan dan Kesetaraan , Jurnal Perempuan: Vol. 26 No. 3 (2021): Women and Justice Initiative
- Masthuriyah Sa'dan, Tradition of Forced-Marriage in Madura: a Perspective of Socio-Legal Feminism , Jurnal Perempuan: Vol. 20 No. 1 (2015): Culture, Tradition and Custom
- Lorensia Brahmana, Authority of Women’s Bodies in Nengget Tanah Karo Ritual: a Study of Root of Violence against Women , Jurnal Perempuan: Vol. 20 No. 1 (2015): Culture, Tradition and Custom
- Adi Putra Surya Wardhana, Forgotten Heroes: Family Planning Cadres in Politics of Sexuality in Surakarta (1973-1998) , Jurnal Perempuan: Vol. 22 No. 2 (2017): SRHR and Development Policy
- Nadia, Dirga Adiansa, Laki-Laki sebagai Sekutu Gerakan Feminis: Pelibatan Laki-Laki sebagai Strategi Gerakan Advokasi yang Dilakukan oleh Jaringan Masyarakat Sipil dalam Mendorong Pengesahan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual , Jurnal Perempuan: Vol. 28 No. 2 (2023): Partisipasi Politik Perempuan dan Kelompok Muda dalam Demokrasi Indonesia
- Iklilah Muzayyanah Dini Fajriyah, Merariq Adat as means to end Child Marriage: Rights and Vulnerability of Girls , Jurnal Perempuan: Vol. 21 No. 1 (2016): Status of Girls in Child-Marriage
- Ratih Baiduri, Reh Bungana Beru Perangin Angin, Kepemimpinan Perempuan Adat dan Implementasi CEDAW GR 39 dalam Advokasi RUU Masyarakat Adat , Jurnal Perempuan: Vol. 31 No. 1 (2026): Merebut Otoritas: Keadilan Epistemik, Keberlanjutan Hidup, dan Politik Perempuan Adat
- Patricia Beata Kurnia, Nada Salsabila, Putri Nurfitriani, Alifia Putri Yudanti, Represi Negara dan Perlawanan Masyarakat Adat: Sebuah Studi di Bombana, Sulawesi Tenggara dan Dolok Parmonangan dan Sihaporas, Sumatra Utara , Jurnal Perempuan: Vol. 31 No. 1 (2026): Merebut Otoritas: Keadilan Epistemik, Keberlanjutan Hidup, dan Politik Perempuan Adat
- Melya Findi Astuti , Tracy Pasaribu, Widya Anggraini, Membangun “Ruang Aman”: Perempuan Adat dan Kekerasan Seksual di Masyarakat Adat , Jurnal Perempuan: Vol. 29 No. 1 (2024): Penghapusan Kekerasan Seksual dan Keadilan Gender
- Lorensia Brahmana, Criminalization of Sexual Workers: a Study of International Covenants on Women’s Trafficking , Jurnal Perempuan: Vol. 20 No. 2 (2015): International Gender Instrument: Beijing +20
<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >>
You may also start an advanced similarity search for this article.
