Keywords
sexual assault
sexual violence
sexual harassment
perpetrator
sexual violence
sexual harassment
perpetrator
All Writen material, unless otherwise stated, is the copyright of Jurnal Perempuan. View expressed in articles and letter are those of the contributors, and not neccasarily those of publisher.
Downloads
Download data is not yet available.
Similar Articles
- Khaerul Umam Noer, Dari Ruang Fisik ke Ruang Maya: Hashtag, Gerakan Digital Feminis, dan Ruang Publik Tandingan , Jurnal Perempuan: Vol. 30 No. 2 (2025): Membaca Arah Keberlanjutan Feminisme Pasca-Reformasi: Kritik dan Praktik Kolektif
- Anita Dhewy, Nursyahbani Katjasungkana: “International People’s Tribunal 1965, Sexual Violence and Giving Voices to Victims” , Jurnal Perempuan: Vol. 20 No. 3 (2015): SRHR (Sexual & Reproductive Health & Rights) & Climate Change
- Dewi Candraningrum, SRHR (Sexual & Reproductive Health & Rights) & Climate Change , Jurnal Perempuan: Vol. 20 No. 3 (2015): SRHR (Sexual & Reproductive Health & Rights) & Climate Change
- BJD. Gayatri, Plurality of Lesbian Movements under Hatred-Epidemic: Initiation of SOGIE Advocacy in Nusantara , Jurnal Perempuan: Vol. 20 No. 4 (2015): Plurality of Gender & Sexualities
- Ikhaputri Widiantini, Abby Gina Boang Manalu Manalu, Afeksi dan Kesadaran Politik Perempuan Pekerja Migran Indonesia , Jurnal Perempuan: Vol. 29 No. 2 (2024): Hak Politik Perempuan Pekerja Migran Indonesia
- Safira Prabawidya Pusparani, Ani Widyani Soetjipto, Women and their Journey to Self-Empowerment: A Case Study of Six Indonesian Female Migrant Domestic Workers , Jurnal Perempuan: Vol. 22 No. 3 (2017): Local and Migrant Domestic Workers
- Ratna Saptari, Myra Diarsi, Ruth Indi Rahayu, Agensi Perempuan Menghadapi Ketimpangan Gender di Berbagai Tingkat: Tiga Narasi Kalyanamitra , Jurnal Perempuan: Vol. 30 No. 1 (2025): Melawan Lupa, Merawat Resistensi: Politik Tubuh, Agensi, dan Ingatan Gerakan Perempuan Masa Orde Baru hingga Reformasi
- Dina Lumbantobing, Sita Van Bemmelen, Andi Misbahul Pratiwi, Anita Dhewy, Community Knowledge and Behavior Towards Unwanted Pregnancy in Eight Provinces of Sumatra: Between Religious, Customary and State Norms , Jurnal Perempuan: Vol. 24 No. 3 (2019): Women and Health
- Nursyahbani Katjasungkana, Menjembatani Luka Perempuan ke Arah Pembebasan dan Perubahan Kebijakan , Jurnal Perempuan: Vol. 30 No. 1 (2025): Melawan Lupa, Merawat Resistensi: Politik Tubuh, Agensi, dan Ingatan Gerakan Perempuan Masa Orde Baru hingga Reformasi
- Naufaludin Ismail, Patriarchal Relationships, Subordination and Glorification of Marriage: The Dilemma of Women across Generation in Living and interpreting Love , Jurnal Perempuan: Vol. 23 No. 1 (2018): Feminism and Love
<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >>
You may also start an advanced similarity search for this article.
