Jurnal Perempuan

Jurnal Perempuan is a quarterly interdisciplinary publication in the English language and bahasa circulating original ideas in gender studies. JP invites critical reflection on the theory and practice of feminism in the social, political, and economic contexts of the Indonesian society. We are committed to exploring gender in its multiple forms and interrelationships.

The journal encourages practical, theoretically sound, and (when relevant) empirically rigorous manuscripts that address real-world implications of the gender gap in Indonesiancontexts. Topics related to feminism can include (but are not limited to): sexuality, LGBT questions, trafficking, ecology, public policy, sustainability and environment, human and labour rights/issues, governance, accountability and transparency, globalisation, as well as ethics, and specific issues related to gender study, such as diversity, poverty, and education.

Announcements

 

Call For Paper: JP 94 PRT Domestik dan Migran

 
Pekerja rumah tangga (PRT) memiliki peran penting bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi kehidupan sosial masyarakat dan ekonomi negara. Sayangnya, peran PRT jarang diperhitungkan, meskipun sebenarnya, pekerjaan rumah tangga—termasuk pekerjaan merawat atau mengasuh—merupakan aktivitas yang kompleks dengan implikasi mendalam bagi kesejahteraan pribadi, sosial dan ekonomi. Hal ini mengingat keberadaan PRT yang melakukan pekerjaan rumah tangga, memungkinkan anggota rumah tangga melakukan aktivitas sosial dan ekonomi di luar rumah yang pada gilirannya memungkinkan sektor publik berjalan dengan baik. Tanggung jawab pekerja rumah tangga meliputi, tetapi tidak terbatas pada: membersihkan rumah, memasak, mencuci dan menyetrika pakaian, berbelanja, merawat anak-anak, atau anggota keluarga yang sudah tua atau sakit, berkebun, menjaga rumah, mengemudi untuk keluarga, dan bahkan merawat hewan peliharaan pemilik rumah tangga. Seorang pekerja rumah tangga dapat bekerja secara penuh atau paruh waktu. Ia dapat dipekerjakan oleh satu rumah tangga atau oleh beberapa majikan. Ia mungkin tinggal menetap di rumah majikan atau mungkin tinggal di rumahnya sendiri. Seorang pekerja rumah tangga mungkin juga bekerja di negara lain sehingga kemudian disebut sebagai pekerja rumah tangga migran.  
Posted: 2017-06-12 More...
 

Vol 22, No 2 (2017): SRHR and Development Policy

Open Access Open Access  Restricted Access Subscription or Fee Access

Table of Contents

Preface

SRHR and Development Policy
Anita Dhewy
PDF
iii

Articles

Fotarisman Zaluchu, Saskia Wieringa, Bregje de Kok
PDF
93-107
Amalia Puri Handayani, Rebecca Gomperts
PDF
10-118
Adi Putra Surya Wardhana
PDF
119-128
Tiyas Nur Haryani, Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, Argyo Demartoto
PDF
129-136
Orisa Shinta Haryani
PDF
137-146

Research

Anita Dhewy
PDF
147-153

Interview

Abby Gina Boangmanalu
PDF
155-161

Glossary

Nur Iman Subono
PDF
163-164

Profile

Andi Misbahul Pratiwi
PDF
165-172

Book Review

Naufaludin Ismail
PDF
173-178